Memakai baju bebas, gaya rambut yang bisa semaunya sendiri dan padu padan style lain yang bisa diterapkan seorang mahasiswa saat kekampus menjadi hal yang sangat menarik bagi siswa – siswi SMA ini, yang mana di keseharian mereka sebelumnya selama 3 tahun belajar harus mengenakan seragam yang telah diatur oleh sekolah. Hal menarik yang dinilai dari mahasiswa baru tersebut nantinya tidak akan bertahan lama, saat mereka pada akhirnya benar – benar menjadi seorang mahasiswa, yang mana harus memenuhi berbagai macam tugas dan tuntutan akademis lainnya.
Pergantian tuntutan kehidupan yang akan mereka alami tidak akan langsung terlihat begitu saja, akan tetapi mengalir secara perlahan. Tuntutan kehidupan yang kerap kali tanpa sadar membuat mereka pada akhirnya malah memilih untuk tidak terlalu terfokus padanya. Dalam artian, mereka mengesampingkan tuntutan yang sebenarnya harus mereka penuhi tersebut, dengan alasan terlalu berat untuk memenuhi segala tuntutan yang mereka peroleh tersebut.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh National College Health Assessment di tahun 2015 menyimpulkan hasil bahwa 20 persen dari mahasiswa masa kini mencari perawatan dan konsultasi jiwa terkait tekanan yang mereka alami di dunia akademis. Bahkan, 9 persen di antaranya mengaku, secara serius mereka sempat terlintas untuk bunuh diri karena tak kuat menanggung beban yang dialaminya.
Melihat dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwasannya tuntutan yang harus dipenuhi seseorang bisa menjadikan kesehatan mentalnya menurun, sepeti mengalami depresi. Kebanyakan dari mahasiswa itu mengaku, mendapat tekanan untuk dapat membuktikan kesuksesan mereka dari nilai akademis yang telah mereka pelajari sebelumnya. Tekanan seperti ini banyak adanya, mengingat orang tua saat memberikan biaya pendidikan kepada seorang mahasiwa memiliki harapan berlebih untuk anak mereka. Seperti harus lulus tepat waktu, nilai memuaskan dan mendapatkan pekerjaan yang layak nantinya. Tanpa mereka tau ada banyak kendala yang mahasiswa hadapi untuk mencapai itu semua.
Yorsha, sebagai salah satu marketplace yang bergerak di bidang jasa, berusaha menjawab segala kekhawatiran yang dilanda mahasiswa tersebut dengan cara menghadirkan jasa yang bisa membantu meringankan beban para mahasiswa. Mengingat kebanyakan tugas – tugas yang diterima mahasiswa berupa tugas yang melibatkan dunia digital, Yorsha kemudian memberikan berbagai layanan berupa :
- Pembuatan Program & IT
- Jasa Marketing
- Bisnis
- Pembuatan Selebaran Poster
- Pembuatan Video & Audio
- Penulisan & Terjemahan
- Gaya Hidup
Dengan adanya marketplace yang telah mampu menjawab kebutuhan mahasiswa, diharapkan para mahasiswa mampu memanfaatkan keberadaan Yorsha untuk memenuhi segala tuntutan yang telah dilimpahkan dengan mudah dan mendapatkan hasil yang maksimal sehingga kebahagiaan dan kesehatan mental mahasiswa tetap terjaga di usia produktif mereka.

No comments:
Post a Comment